Showing posts with label Technology. Show all posts
Showing posts with label Technology. Show all posts

Cara Membuat Alat Las dari Busi Motor Bekas

Alat Las Praktis video Youtube

Busi motor adalah komponen penting dalam sistem pengapian motor yang berfungsi untuk membakar campuran udara dan bahan bakar. Kali ini Busi Motor Akan kita manfaatkan sebagai Bahan pembuatan alat Las yang praktis dan simpel.. 

Busi kita Bongkar bagian isi dalamnya lalu sediakan Kayu Bulat dan Bor bagian tengahnya sebagai tempat terpasangnya Busi. Kemudian sediakan kabel dan masukkan kedalam lubang kayu yang telah di bor hingga melewati busi.

Bahan berikutnya sediakan Baterai kecil yang biasa dipergunakan untuk Remot TV atau Baterai Jam Dinding. bongkar Baterai dan Ambil tiang Bagian dalamnya. Setelah itu tajamkan bagian ujung dari tiang tersebut dengan menggunakan ampelas.

Setelah Tajam, lalu masukan tiang tersebut kedalam lobang Busi dan sambungkan ujung kabel ke tiang tersebut.. sedangkan disisi ujung belakang, sediakan alat penjepit kabel.

Lalu siapkan dua buah penjepit kabel yang besar dan kecil, sambungkan kabel ke sisi penjepit, lalu sediakan sebuah adaptor. Sambungkan satu penjepit kabel dan satu penjepit yang terhubung ke Busi. Dan Alat Las Praktis dan simpel pun bisa anda pergunakan..

Cara Kerja MCC (motor control centre) Pada System Pembangkit

Secara umum Proses Konversi Energi Kimiawi ke Sistim Energi Listrik membutuhkan banyak tenaga listrik, dengan alasan untuk membangkitkan listrik diperlukan banyak penggunaan energi listrik untuk mengoperasikan tiga alat utama pada pembangkit listrik (Boiler, Turbin dan Generator) yang dibantu dengan sistim alat Bantu. Sistim alat Bantu dan beberapa komponen penunjang yang digerakan oleh motor motor listrik. MCC (Motor Control Centre) essensial menyuplai power ke bagian-bagian tertentu pada system pembangkit yang harus tetap kerja apabila terjadi black-out (padam total dan tidak ada tegangan dari luar). Pada kondisi seperti itu, MCC essensial akan disuplly oleh Diesel emergency melalui sebuah mekanisme transfer switch.

Instalasi yang disupply oleh MCC essensial antara lain :
  • MCC 1C/2C/3C. MCC dengan kode C adalah MCC yang menyuplai power ke beberapa MOV (motor operated Valve) yang penting pada system PLTU, antara lain : main steam line drain, extraction line,water box inlet/outlet, desuperheater line, stack inlet dumper, fire water suction, turbine stop valve, turbin first stage drain line.
  • Light Oil Supply. Saat start awal Boiler, biasanya pada penyalaan awal burner digunakan Light Oil sehingga pompa light oil harus dalam kondisi siap walaupun terjadi black out.
  • Lube Oil Pump dari Air Heater. Sisa putaran pada Air Heater harus tetap dijaga agar tetap dalam kondisi terlumasi, untuk mencegah pemanasan berlebih pada bearing.
  • Turning Gear. Turning gear adalah motor yang dihubungkan dengan poros turbin dan berfungsi memutar poros turbin. Pada saat terjadi black out, suhu metal rotor turbin masih sangat tinggi, apabila rotor turbin langsung berhenti maka akan terjadi lendutan pada rotor sehingga rotor menjadi bengkok dan tidak lurus lagi. Untuk mengatasi hal itu, rotor harus tetap diputar pada kecepatan 3 rpm (revisi 22jan07) secara terus menerus sampai sekitar 2x24 jam sebelum berhenti total. Begitu pula pada saat starting, sebelum turbin diputar dengan uap, turbin harus diputar dulu dengan turning gear.
  • Air Heater. Air Heater harus tetap berputar beberapa saat setelah boiler trip maupun saat boiler akan start lagi.
  • Burner Logic Cabinet. System ini adalah pengatur kerja dari burner boiler. Di dalamnya terdapat beberapa auxiliary contactor (AX) dan timer yang membentuk sebuah hubungan logika tertentu bersama beberapa limit switch yang terdapat di system burner. Pada saat black out, maka boiler akan otomatis trip, sehingga harus terjadi mekanisme blow off pada burner untuk mematikan burner. Begitu pula pada saat starting lagi, system ini harus tetap bekerja dengan normal.
  • Auxiliary Oil Pump dari BFP (Boiler feed pump). Apabila BFP stop, motor dan pompa akan tetap berputar untuk menghabiskan sisa energi mekanisnya. Pada kondisi seperti ini Main Oil Pump yang dikopel dengan rotor pompa sudah tidak optimal lagi kerjanya, padahal BFP harus tetap dilumasi dengan tekanan tertentu sampai BFP betul-betul stop. Untuk itu AOP harus dijalankan sampai sekitar 5 menit.
Pada kesimpulannya, MCC Essensial adalah MCC yang sangat penting, dan harus siap walaupun system mengalami black out, untuk melakukan proteksi terhadap peralatan pembangkit tertentu maupun untuk starting lagi.

Produk Teknologi Nokia Dan Blackberry di Ambang Kehancuran

Perusahan Nokia mengumumkan akan mem-PHK 10 ribu karyawannya di berbagai belahan dunia. Nokia Lumia yang digadang-gadang akan menyelamatkan mereka, ternyata termehek-mehek dalam lorong kekalahan. Asap dupa dan kemenyan kematian pelan-pelan meruap, Nokia mungkin akan segera beristirahat panjang dalam taman kuburan.
Lalu, RIM Produsen Blackberry dua hari lalu membentangkan berita kelam : mereka juga akan mem-PHK 5000 karyawannya. Penjualan mereka anjlok 50 % dibanding tahun lalu. Jika sebuah bisnis mengalami penurunan penjualan hingga 50%, itu artinya harus segera masuk ruang ICU. Dan jika tak tertolong, Blackberry juga akan wafat dalam taman kesunyian yang menyakitkan.

Nokia dan Blackberry Dua raksasa yang tampak begitu perkasa itu tengah limbung. Tertatih-tatih menapak jalan terjal kompetisi yang begitu brutal. What went wrong? Dan pelajaran bisnis apa yang bisa dipetik dari drama robohnya dua legenda ini? Persaingan dalam dunia gadget dan smartphone memang begitu keras. Namun ada sebuah tesis menarik dalam industri ini : hanya mereka yang menguasai aspek software dan hardware sekaligus yang akan menguasai dunia digital masa depan. Dan sayangnya, hanya ada satu perusahaan yang dahsyat dalam dua elemen itu : baik software / hardware. Nama perusahaan itu Apple. Dan faktanya, perusahaan inilah yang kemudian memporak-porandakan pangsa Nokia dan BB di seluruh dunia. Bersama Samsung, Apple kini menguasai 75 % pangsa pasar smartphone global.

Nokia menjadi korban pertama. Lalu kini penjualan BB di pasar USA dan Eropa mulai meluncur drastis lantaran di-koyak oleh kehadiran iPhone dan Samsung Android. Sebentar lagi, Blackberry mungkin akan tersingkir. Itu artinya PIN BB Anda akan segera masuk museum : menjadi renik-renik peninggalan sejarah masa silam. Doh. Ada tiga pelajaran tentang inovasi bisnis dari drama ini – berderat lesson yang bisa Anda petik, apapun jenis industri yang tengah Anda geluti saat ini. Sebab inovasi memang tak mengenal jenis bisnis. Either you innovate or die.

Innovation Lesson # 1 :
Core Competencies will Win.
Innovasi akan selalu dimenangkan oleh mereka yang menguasai core competency dalam industrinya. Dalam kasus industri gadget, core competencies itu adalah pada penguasaan dua bidang sekaligus : hardware design dan software. Siapa yang menguasai dua aspek ini akan menang.

Dalam industri/bisnis yang Anda tekuni, apa core competencies yang paling dibutuhkan? Dan apakah tim Anda memiliki kapabilitas yang lebih unggul dibanding kompetitor dalam penguasaan core competencies tersebut?
Dua pertanyaan kunci itu kudu dijawab dengan tuntas dan memuaskan. Sebab jika tidak, nasib Anda bisa seperti Nokia yang limbung itu.

Innovation Lesson # 2 :
Collaborative Innovation.
Kalau kita tidak menguasai core competencies yang dibutuhkan dalam sebuah bisnis, tak ada salahnya kita melakukan kolaborasi dengan mereka yang memilikinya.

Contoh : Samsung sadar ia tak akan mampu melawan kompetensi software Apple. Karena itu ia segera melakukan kolaborasi dengan software Android milik Google. Kolaborasi atau aliansi strategis tak pelak merupakan salah satu taktik kunci untuk memenangkan persaingan bisnis yang kian dinamis. Adakah peluang bagi Anda untuk melakukan aliansi bisnis dengan mitra lain yang saling menguntungkan? Yang akan membuat bisnis Anda bergerak to the next level?

Innovation Lesson # 3 :
Speed. Speed. Speed.
Dalam derap perubahan yang melaju dengan kencang, respon yang lamban (atau apalagi penuh birokrasi) akan membuat Anda tewas dilibas pesaing.
Kasus : Samsung beruntung cepat mengambil keputusan untuk aliansi dengan Android. Samsung juga cepat merespon gadget touch screen yang kini jadi tren global.

Nokia dan Blackberry amat lamban merespon dinamika itu. Terlalu banyak analisa. Terlalu lamban mengambil decision. Dan ketika keputusan diambil, ah, semuanya sudah terlambat. Tim Anda juga mestinya menghargai the magic of SPEED ini. Jangan terlalu lama melakukan analisa (analisa terus kapan eksekusinya?). Jangan terlalu banyak rapat untuk mengambil keputusan (terlalu banyak rapat adalah simbol birokrasi). Too many meetings will kill your innovation speed.

Demikianlah tiga pelajaran inovasi bisnis yang bisa dipetik dari drama limbungnya Nokia dan Blackberry. Derap kompetisi bisnis terus berjalan. Dan untuk bisa menyusuri jalan panjang itu, ruh inovasi harus terus dikibarkan. Sumber

Prinsip Kerja Pesawat Siluman - Aircraft Stealth

Pada Prinsipnya Supaya Pesawat tersebut menjadi  Siluman (Stealth) dalah cara memperkecil Radar Cross Section (RCS) yang tampak pada Radar. Langkah yang dilakukan adalah membuat desain bentuk pesawat tersebut sedemikian rupa sehingga permukaan-permukaan pesawat sekecil mungkin memantulkan energi yang dipancarkan radar untuk ditangkap kembali oleh antena radar. Bahkan bila perlu bentuk pesawat tersebut sama sekali tidak memantulkan energi radar.

Kalaupun dipantulkan, diusahakan agar pantulan energi radar tersebut diarahkan ke arah lain sehingga jika ada yang tertangkap kembali, paling tidak hanya sebagian kecil saja. Untuk itu, maka bentuk pesawat dibuat aneh tidak seperti biasanya. Seperti contoh, bentuk pesawat B-2 yang memiliki rentang yang sama panjangnya dengan rentang pesawat DC-10 namun bentuknya dibuat pipih dan melengkung di bagian tengah badannya. Dengan bentuk demikian, disamping cepat rambat pancaran radar diperlambat juga memberikan efek pantulan ke segala arah.

Bentuk sayap pesawat juga memengaruhi pantulan pancaran energi radar. Bentuk sayap pesawat lama yang lurus ke samping misalnya memberikan pantulan yang sempurna sehingga pesawat ini mudah terdeteksi. pada layar monitor, titik RCS Pesawat-pesawat itu tampak besar. Melihat kenyataan demikian, kemudian orang membuat sayap sayung kebelakang, memang memperkecil pantulan namun tidak memuaskan karena RCS makin besar, maka dibuatlah delta yang membuat sebagian besar pancaran radar yang mengenai sayap itu, sebagian besar dibuang ke arah lain. Kemudian dibuat sayap dengan bentuk sabit seperti yang dimiliki Pesawat-pesawat generasi berikutnya. Dengan membuat lengkungan pada bagian sayap, leading edge, maka pantulan ke arah lain semakin sempurna.

Desain lain adalah membentuk pesawat bersegi-segi kubustik seperti bentuk mata faset, seperti pada mata capung. Bentuk tersebut juga ditemui pada helikopter pada generasi 1980-1990-an seperti pada AH-1 Cobra, dan AH-64 Apache sehingga pantulan radar tidak kembali ke antena radar.

Kemudian umumnya "Desain Pesawat Stealth" tidak mengijinkan adanyaPylon atau Penggantung Rudal maupun Roket yang digantungkan pada badan dan sayap pesawat seperti yang dijumpai pada pesawat umumnya. Sehingga rudal ditempatkan pada rak-bom (bomb bay) khusus. Cara lain yakni dengan menggunakan material khusus yang dikenal sebagai RAM (Radar Anti Material) yang merupaka bahan penyerap energi pancaran radar.

Bahan-bahan tersebut antara lain komposit berupa graphyte epoxy dari karbon. Karena bahan itulah, maka energi radar tidak terpantulkan. Meskipun demikian, rancangan tersebut tetap tidak sempurna untuk mengelabui radar. Sebagai contoh pesawat stealth F-117 berhasil ditembak jatuh oleh Rudal Anti Pesawat Udara SAM (Surface to Air Missiles) SA-2 Guideline milik Serbia ketika operasi udara NATO pada tahun 1999 saat Konflik Kosovo.

Sejarah Penemuan Technology Pesawat Siluman - Aircraft Stealth

Pesawat Siluman (Aircraft Stealth) dikembangkan oleh seorang ilmuwan Rusia, pada tahun 1966 oleh Dr. Pyotr Ufimtsev melalui sebuah kertas kerja yang berjudul "Method of Edge Waves in the Physical Theory Diffraction" (Metode Gelombang Tepian dalam Teori Fisik Difraksi) yang merupakan Kertas Kerja yang cukup panjang namun tidak bertele-tele yang diterbitkan oleh salah satu media di Moskow pada tahun 1966. Namun kertas kerja ini tidak memperoleh sambutan yang hangat oleh para ahli di sana, karena banyak isinya yang tidak bisa dicerna oleh akal sehat. Padahal Ufimtsev adalah ahli yang berpengalaman dalam Institut Rekayasa Radio Moskow.

Ide Murni Ufimtsev berupa formulasi pelumpuhan radar dan jaringan kerjanya diambil dari kesimpulan mentah ahli Inggris James Clerk Maxwell pada abad ke-19 di mana setelah diramu berkali-kali ditambah dengan penalaran terpadu, Ufimtsev mengkalkulasikan cara-cara baru, yakni membentuk ruang bentuk geometris khusus yang mencerminkan radiasi elektromagnetis. Dengan menciptakan kalkulasi silang sebuah radar yang mudah dilumpuhkan. Ia menetapkan rumus konfigurasi bersisi dua dimensi, berupa tata cara mengutak-atik komponen dalam sebuah radar. Hasilnya, radar bisa terganggu bila dikacaukan dengan sinar dua dimensi tadi. Sinar itu sebenarnya masih belum cukup tetapi jika dikalkulasikan secara cermat dari situ bisa diciptakan pesawat tiga dimensi yang sulit dilacak radar.

Secara teoritis, banyak sekali kekuatan untuk melumpuhkan stealth, namun diperlukan sangat banyak jaringan komputer yang bekerja sangat cepat. Persisnya seperti mengamati bola dengan menggunakan teropong di mana bisa dilokalisasi namun jangan harap bisa menjejaknya sehingga ibarat bola yang dimainkan, para pemain sudah menggiring bola entah ke mana dan tidak mungkin menembak bola yang terbang entah ke mana arahnya dengan senapan angin. Pada tahun 1979, Rusia mengembangkan satu pesawat intai dan dari uji coba ternyata berhasil mengecoh radar anti pesawat terbang Amerika Serikat di padang pasir Nevada.

Fungsi Bearing atau Bantalan dan Cara Pemasangannya

Gambar. Bearing (Bantalan)
BEARING (BANTALAN) DAN FUNGSINYA

Sebagai Seorang Teknik Mesin, Tentunya kita sudah Mengetahui Apa Yang Dimaksud dengan Bearing (Bantalan). Tetapi, Tidak menutup kemungkinan Masih ada juga Teman-Teman Teknik yang belum mengetahuinya dan sekaligus saya juga ingin memberi tahukan tentang Bearing (Bantalan) ini Kepada Siapa saja yang ingin Mengetahuinya. Bearing adalah alat yang memungkinkan terjadinya pergerakan relatif antara dua bagian dari alat atau mesin, biasanya gerakan angular atau linear. Dengan adanya Bearing, gesekan antara dua bagian tersebut menjadi sangat minim dibandingkan tanpa bearing.
Sebagai Contoh :
Coba kamu bayangkan sebuah Kincir Angin dengan pangkalnya yang berbentuk melingkar. Pangkalnya itu juga harus ditopang oleh benda yang berbentuk melingkar mengelilinginya. Jika tanpa Bearing, pangkalnya akan bergesekan dengan penopangnya sehingga menghambat putaran Kincir. Dengan Bearing, gesekan itu bisa menjadi minim sehingga kincir bisa berputar dengan minim sekali gesekan, bahkan hampir tidak ada.
Letak Bearing bisa di mana saja tergantung alat dan Mesin yang memanfaatkan bearing tersebut dan jenis bearingnya. Salah satu jenis bearing adalah Bearing Freewheel, yang ada di Sepeda. Mungkin kamu tidak menyadarinya, ketika kamu mengayuh Pedal Sepeda ke arah depan, Sprocket Pedal akan menarik rantai sepeda, tapi ketika dikayuh kebelakang, sprocket pedal tidak menarik rantai sehingga sepeda tidak mundur ke belakang.

Sedangkan Untuk Fungsi Bearing (Bantalan) tersebut Adalah :
  • Untuk mengurangi koefisien gesekan antara as dan rumahnya.
  • Menjadikan as dan rumahnya tidak aus karena tidak bergesekan langsung tapi melalui bearing.
  • Mempermudah maintenance peralatan yang berputar.
  • Memper murah biaya pembuatan as ( as tidak perlu dibuat dari baja kwalitas tinggi)
  • Menjadikan alat yang berputar heavy duty dan mengurangi waktu perawatan.

CARA PEMASANGAN BEARING (BANTALAN) 

Persiapan Sebelum Pemasangan Bearing (Bantalan)
1.1. Permukaan tempat dudukan Bearing. Pertama-tama bersihkan setiap tonjolan tajam (burrs), serpihan metal (cutting chips), karat (rust) atau kotoran debu (dirt) dari permukaan tempat dudukan bearing. Pemasangan dapat dilakukan dengan mudah jika permukaan yang sudah bersih tersebut dilapisi dengan sedikit oli.



1.2. Peralatan untuk memasang Bearing.
Pastikan bahwa semua pressing blocks, driving plates, hammers dan peralatan pemasangan yang lainnya dalam kondisi bersih, bebas dari tonjolan (burrs), dan ukuran nya benar.

1.3. Jangan membuka Bearing sebelum bearing tersebut siap untuk dipasang.
Serpihan debu maupun kotoran lain yang masuk kedalam bearing sebelum dan selama pemasangan dapat menyebabkan noise dan vibration saat bearing bekerja.
1.4. Jangan melakukan modifikasi apapun terhadap bearing Bearings dibuat dengan toleransi yang sangat ketat untuk memenuhi tingkat akurasi yang tinggi. Sehingga, penting sekali untuk memperhatikan secara khusus terhadap hal-hal yang harus diperhatikan dalam menangani bearing.

Note : Untuk Artikel Lengkapnya Bisa Anda Download DISINI.DOC
Reference:
Google Search Engine
Wikipedia
Catatan Piper Comex

History of the Federal Aviation Administration (FAA)

During the early years of manned flight, aviation was a free for all because no government body was in place to establish policies or regulate and enforce safety standards. Individuals were free to conduct flights and operate "Aircraft" with no government oversight. Most of the early flights were conducted for sport. Aviation was expensive and became the Playground of the Wealthy. Since these early airplanes were small, many people doubted their commercial value. One group of individuals believed otherwise and they became the genesis for modern airline travel.

P. E. Fansler, a Florida businessman living in St. Petersburg approached Tom Benoist of the Benoist Aircraft Company in St. Louis, Missouri, about starting a flight route from St. Petersburg across the waterway to Benoist suggested.
using his "Safety First" airboat and the two men signed an agreement for what would become the first scheduled airline in the United States. The first aircraft was delivered to St. Petersburg and made the first test flight on December 31, 1913. [Figure 1-4]
A public auction decided who would win the honor of becoming the first paying airline customer. The former mayor of St. Petersburg, A. C. Pheil made the winning bid of $400.00 which secured his place in history as the first paying airline passenger.

On January 1, 1914, the first scheduled airline flight was conducted. The flight length was 21 miles and lasted 23 minutes due to a headwind. The return trip took 20 minutes. The line, which was subsidized by Florida businessmen, continued for 4 months and offered regular passage for $5.00 per person or $5.00 per 100 pounds of cargo. Shortly after the opening of the line, Benoist added a new airboat that afforded more protection from spray during takeoff and landing. The routes were also extended to Manatee, Bradenton, and Sarasota giving further credence to the idea of a profitable commercial airline.

The St. Petersburg-Tampa Airboat Line continued throughout the winter months with flights finally being suspended when the winter tourist industry began to dry up. The airline operated only for 4 months, but 1,205 passengers were carried without injury. This experiment proved commercial passenger airline travel was viable.

The advent of World War I offered the airplane a chance to demonstrate its varied capabilities. It began the war as a reconnaissance platform, but by 1918, airplanes were being mass produced to serve as fighters, bombers, trainers, as well as reconnaissance platforms.

Aviation advocates continued to look for ways to use airplanes. Airmail service was a popular idea, but the war prevented the Postal Service from having access to airplanes. The War Department and Postal Service reached an agreement in 1918. The Army would use the mail service to train its pilots in cross-country flying. The first airmail flight was conducted on May 15, 1918, between New York and Washington, DC. The flight was not considered spectacular; the pilot became lost and landed at the wrong airfield. In August of 1918, the United States Postal Service took control of the airmail routes and brought the existing Army airmail pilots and their planes into the program as postal employees.

Gadget Use By Children Affect Intelligence

For Adults may use gadget is already a commonplace, but What If The gadget has been introduced to attack the child. We Know that the gadget can be broadly defined as a thing or Electronic Often called the Software or Electronic Media Mini size that can be taken anywhere and a device, of course with the advanced functionality recently any technology.

Can Gadget Various known types, such as: Mobile Phone, Music Player (sort of iPod, MP4, MP5, etc.), There are also Digital Camera with mancam fiturny, Music Box, PSP (Games), Disc-man, Notebook, Translator Sophisticated until Watches Super Luxury equipped with latest Technology.

Well, if this museum has been Introduced To The children, of course very influential. Here's Effect Of Using A child Gadgets That will Lead to decline in achievement of a Child :

1. The decline in social skills.
Children become concerned with the environment and do not understand social ethics. Children do not know, if there are a lot of people want the same thing, it shall order an orderly queue. This occurs because the child does not understand that there is a process. What you want should be there and realized, because it used to get an understanding through games or spectacle.

2. Affect the ability to diagnose problems.
When learning, the child does not want to find the data and are not challenged to perform the analysis. Kids want something fast-paced and immediate visible results. There is also the process to achieve the final result was not ignored.

3. Lazy writing and reading.
Gadgets make children lazy writing and reading. With the gadget, then it becomes easier to write activity, this affects writing skills of children. Not only that, the visuals seemed more attractive and tempting, as it can be demonstrated in accordance with reality. As a result, children become lazy reading. Therefore, reading requires the child to develop the imagination of the conclusions read.

4. Concentration decreased.
Kids decreased concentration when studying. Concentration becomes shorter and do not care about the environment. Children prefer to imagine as the characters he often played games using his gadget.

Tips Mengatasi Handphone terendam Air

Mungkin Pernah kejadian Kepada anda, "Handphone" kesayangan anda tiba-tiba kelelep, Kerendam Air pada saat anda sedang mencuci pakaian dan anda terlupa kalau handphone anda masih berada didalam saku pakaian anda. atau mungkin saat anda sedang diperjalanan tiba-tiba hujan mengguyur anda sehingga handphone anda juga ikut basah. 

Saat-saat seperti itu tiba-tiba saat anda melihat dan mengecheck situasi atau keadaan Handphone anda sudah padam. tapi tunggu dulu, jangan anda langsung membuang handphone tersebut, karena saya ada beberapa "Tips Mengatasi Handphone terendam Air" berikut ini :
  • Handphone Jangan Langsung di Hidupkan - Alasannya : Jika anda langsung menghidupkan handphone dalam keadaan basah, maka akan langsung menimbulkan arus pendek sehingga menyebabkan kerusakan pada komponen handphone. 
  • Lepas Baterai, Sim Card, dan Memory card - Alasannya : Lepas semua bagian handphone yang dapat dilepas, dan bila handphone anda tercebur / terkena cairan seperti kopi, teh, air laut, dll – rendam dahulu handphone anda kedalam air ataupun cairan alkhohol untuk mencegah karat terjadi di komponen handphone. 
  • Keringkan Handphone - Alasannya : Keringkan semua bagian handphone dengan mesin kompressor udara atau penghisap udara, tapi jangan dengan hair dryer karena udara panas yang dihasilkan dapat merusak komponen didalam handphone
  • Timbun Handphone di dalam Beras - Alasannya : Mungkin anda akan bertanya kenapa beras, namun coba saja tips ini. Ambil satu kantung plastik beras kemudian taruh handphone, baterai, memory card kedalam beras sehingga butiran air yang masih tersisa dalam handphone diserap ke butiran-butiran beras. Diamkan handphone didalam beras selama 1-2 hari. 
  • Hidupkan Handphone Anda - Alasannya : Setelah hp ditaruh dalam beras selama 1-2 hari, pasang kembali semua bagian handphone, lalu charge handphone anda dalam keadaan mati. Setelah itu coba hidupkan handphone anda.
Sekian Dulu "Tips Mengatasi Handphone Terendam Air" dari saya, Mudah-mudahan Dapat bermanfaat.

F-22 Raptor Aircraft most Sophisticated in the World

Based on Research from the Defense Evaluation And Research Agency, the F-22 is the most advanced and deadliest aircraft in the world, even 10 times more deadly than the current best Russian Aircraft, SU-35. this is expressed by the theory.

Compared to European art Combat Aircraft Eurofighter Typhoon, F-22 two times more dangerous. This means that every single Aircraft F-22 could shoot down two aircraft Typhoon. While previous generations of American aircraft, F-16, there will probably beat the F-22 in any condition.

Some Advantages of the F-22 Fighter :

1. Stealth Advanced Fighter Aircraft will not be visible Enemy Radar.
If you can not see the plane, then you will be almost impossible shot, dropped, and defeated. Future technology is mainly generated by engineering the structure of the aircraft forms and materials that absorb radar waves, RAM, Radar Absorbent Material.

2. Mini-AWACS, "First-look, first-shot, first-kill".
The F-22 has a radar with a longer range than other planes, almost equivalent to AWACS. This means that F-22 can see you long before you can see the plane. F-22 also has a system of super-sophisticated radar LPI (Low Probability of Intercept Radar), meaning that it has detected radar aircraft F-22 will not be able to know if he was detected and radar warning it will not turn on.

3. Super Maneuverability.
F-22 has Thrust Vectoring Technology in the tail, which means that the energy expenditure can be directed to a mechanical engine with more flexibility. It makes higher maneuverability.

4. Internal Armament.

Armament F-22 hidden in the plane, and only be open when fired.
This makes his Stealth level becomes higher, and Aerodynamics make the plane fly faster and more efficiently.

Aston Martin Classic Cars With a price of 36 billion

London - What are Synonymous with the UK? James Bond, Mr. Bean or Hooligans? Not only that, this old school car was also one thing that was "Very British". Yes, this is "The Aston Martin DB3" that cost is estimated at 2.5 million pounds or approximately Rp 36.6 billion.

With a high reputation, the car will be auctioned berkelir orange next month. Estimated price of this car will reach 2.5 million pounds or approximately Rp 36.6 billion. This car is a car that only the alerts in 1955 produced as much as 21 units. Since the period of his life until now, the car is regarded as one of Britain's iconic sports car the most powerful charisma. This car will be auctioned previously owned by the Dutch Motorsport Racers who ride to race in England before taking it to America.

Car Classic Car Enthusiasts Regard this as one of the most exciting sports cars of the postwar world. Orange feels very identical to the Netherlands, according to the first owner of this car. Aston makes very little sports car in their storied history, with 21 DB3 are available for such privateers. DB3/118 is the best of examples that still exist, with the race and fully documented history of ownership and the engine was upgraded to compete and in the first year and still is, until now, said Don Rose, a specialist from the car auction house RM auctions. Rob Myers who is the chairman and founder of RM Auctions degan even call it "a fantastic car with great history".